Published On:Minggu, 08 Desember 2013
Posted by Unknown
Timsus Curanmor Pamekasan Masih Stagnan
Pamekasan, Jatim Expres - dibentuknya tim khusus (Timsus) untuk membongkar pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yang dalam dua bulan terakhir marak terjadi di Pamekasan, Polres setempat masih belum bisa terungkap
Salah satu korban curanmor mengaku, jika Timsus berhasil membongkar satu orang dari pelaku. Maka kasus yang lainnya juga bisa ikut terbongkar. "Motif yang digunakan pelaku dalam setiap aksinya selalu mirip. Baik tempat, korban dan waktu kejadian," kata salah seorang korban pencurian kendaraan bermotor, Sabtu (07/12/2013).
Dari tiap kejadian, seringkali pelaku melakukan aksinya pada siang hari, pada saat pegawai, guru dan siswa disibukkan dengan kewajibannya. Sehingga Polres Pamekasan, menggencarkan patroli pada waktu-waktu tersebut ke semua titik di wilayah setempat. Khususnya di daerah rawan pencurian.
Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Siti Maryatun mengatakan, Sabtu (07/12/2013). Sejak patroli sering dilakukan selama beberapa hari terakhir, aksi curanmor di kantor dan sekolah tidak lagi terjadi. Namun, pihaknya belum bisa mengungkap satupun kasus yang terjadi. "Tim khusus telah dibentuk, hingga saat ini masih terus berkerja. Untuk mengunkapnya, kami butuh waktu. Semoga para pelaku itu segera terbongkar," kata Siti Maryatun.
Sebelumnya, beberapa kejadian curanmor terjadi di lingkungan kantor dan sekolah di Pamekasan. Salah satunya motor pelat merah hilang di Kantor Dishutbun, pada (11/11/2013). Dua hari berikutnya motor seorang guru hilang di SMP Negeri 1. Keesokan harinya, motor juga kembali hilang di Kantor KPPN dan kantor Dinas PU di Jl Jokotole.(ach)
Dari tiap kejadian, seringkali pelaku melakukan aksinya pada siang hari, pada saat pegawai, guru dan siswa disibukkan dengan kewajibannya. Sehingga Polres Pamekasan, menggencarkan patroli pada waktu-waktu tersebut ke semua titik di wilayah setempat. Khususnya di daerah rawan pencurian.
Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Siti Maryatun mengatakan, Sabtu (07/12/2013). Sejak patroli sering dilakukan selama beberapa hari terakhir, aksi curanmor di kantor dan sekolah tidak lagi terjadi. Namun, pihaknya belum bisa mengungkap satupun kasus yang terjadi. "Tim khusus telah dibentuk, hingga saat ini masih terus berkerja. Untuk mengunkapnya, kami butuh waktu. Semoga para pelaku itu segera terbongkar," kata Siti Maryatun.
Sebelumnya, beberapa kejadian curanmor terjadi di lingkungan kantor dan sekolah di Pamekasan. Salah satunya motor pelat merah hilang di Kantor Dishutbun, pada (11/11/2013). Dua hari berikutnya motor seorang guru hilang di SMP Negeri 1. Keesokan harinya, motor juga kembali hilang di Kantor KPPN dan kantor Dinas PU di Jl Jokotole.(ach)

